Cara memindahkan database website ke hosting yang berbeda

2 min read

Cara memindahkan database website ke hosting yang berbeda – Ini adalah artikel lanjutan dari tutorial cara pindah hosting CPanel dengan menggunakan platform WordPress. Untuk artikel sebelumnya saya sudah bahas tentang cara memindahkan konten data website (wp-content).

Bagi anda yang belum membaca artikel itu bisa cek disini. Untuk selanjutnya kita pelajari cara memindahkan database website ke hosting yang berbeda. Silahkan simak uraian singkat dibawah ini.

Langkah-langkah memindahkan database website lintas hosting

  • Untuk memindahkan database website, tentu saja anda harus masuk ke CPanel website yang akan dipindahkan datanya sampai terbuka tampilan homepage CPanel. Setelah tampilan homepage CPanel terbuka, carilah sub-menu database dan klik icon “phpMyAdmin”.
  • Jika icon “phpMyAdmin” di klik maka akan terbuka tab baru berupa tampilan phpMyAdmin. Lihat tampilan dibawah ini.
Photo by https://locallhost.me/
  • Pada tampilan diatas bagian yang ada di kotak merah itu ada beberapa database (satu website mempunyai satu database). Jadi anda harus memilih database yang digunakan pada website anda, sehingga tampilan akan berubah seperti dibawah ini.

Nb. Jika anda tidak tahu database yang digunakan lain kali kita akan tulis tutorialnya di beda artikel biar anda juga bisa fokus pada pemindahan database saja.

  1. Setelah tampilan seperti gambar diatas maka checklist semua table diatas (lihat no.1) baru kemudian klik “export” (lihat no.2).
  2. Jika icon export anda klik maka akan muncul tampilan seperti dibawah kemudian klik “go”.Pastikan format yang anda pilih adalah SQL.
  3. Setelah anda klik “go” maka menu pop-up download akan muncul. Silahkan klik OK dan simpan sementara di folder yang anda kehendaki.

Sampai disini kita sudah mendapatkan database dari website yang akan kita pindah ke hosting yang baru. Database dengan format SQL. Kemudian langkah selanjutnya, kita akan memindahkan database ini ke hosting yang baru. Silahkan simak lanjutan penjelasan dibawah.

  1. Untuk menyingkat artikel ulangi langkah No.1 s/d No.3 tetapi diaplikasikan pada hosting baru anda. Hati-hati pada point ini, pastikan database yang anda pilih tidak salah.

Kemudian checklist semua table (lihat no.1) dan kemudian pada menu dropdown pilihlah “drop”.

  1. Setelah klik “drop” maka akan ada konfirmasi seperti gambar dibawah ini lalu klik Yes.

Sekali lagi anda harus sangat berhati-hati dalam point ini jangan sampai salah memilih database. Jika salah memilih database maka website yang menggunakan database ini tidak bisa diakses. Kalau anda mau aman lebih baik lakukan backup database terlebih dahulu. Langkah-langkah backup sama halnya dengan meng-export database, jadi silahkan tengok lagi artikel diatas.

Jika sudah yakin anda tidak salah memilih database maka klik “Yes” , Jika berhasil maka semua isi database anda akan kosong. Tahu kosong ada tulisan seperti gambar dibawah ini.

  1. Langkah selanjutnya kita akan meng-import database yang sudah kita dapatkan dari hosting lama. Select semua table baru kemudian klik import.
  2. setelah klik import tampilan akan berubah seperti dibawah ini. Langkah selanjutnya pilih file database yang akan kita upload (lihat gambar 1). Kemudian klik “go” (lihat gambar 2). Tunggu sampai proses upload selesai. Lama proses ini tergantung besar kecilnya file database dan kecepatan internet anda, jadi tunggu saja sampai selesai.
  3. Jika proses upload sudah selesai maka tampilan akan seperti dibawah ini.

Sampai disini proses pemindahan database website ke hosting baru sudah selesai. Sekali lagi ini adalah cara ke-2 dari tiga cara memindahkan website ke hosting yang berbeda.

Mau Web Hosting Murah dan Terjangkau? klik disini.

Saya ulangi lagi diperlukan 3 cara untuk bisa pindah hosting tanpa down. Yang pertama sudah saya jelaskan diartikel sebelumnya yaitu cara memindahkan konten website. Cara yang ke-2 yaitu memindahkan database website yang baru saja saya uraikan diatas. Kemudian cara yang terakhir adalah mengganti name server domain anda. Untuk mengganti name server akan di jelaskan pada artikel lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *